| Category: | Books | | Genre: | Other | | Author: | Ms.C! |
 Jadi buku berjudul Ms.Complaint ini adalah tempat pengaduan Ms.C! dalam mengekspresikan rasa ketidakpuasannya terhadap suatu hal tertentu, gagasan, atau perilaku orang, yang sebelumnya tertuang di blog-nya: www.mscomplaint.com.
Meskipun terus terang, awal saya ngerti tentang buku ini justru dari Inna, contact saya di MP. *heran, saya kemana aja, sih? Kok sampai enggak ngeh ada blog sebagus punya Ms.C gitu*. Jadi setelah Inna membaca postingan saya ( Quick Note, tepatnya) yang menanyakan 'Kira-kira buku apa yang sebaiknya saya beli jika kepengen baca buku-buku Indonesia (bukan terjemahan)', maka dia pun merekemondasikan Ms.Complaint's Therapy ini. TQ a bunch ya, Na! Rekomendasinya keren.
Kembali ke soal buku, sumpe, saya langsung jatuh cinta dengan gaya bertutur si mbak komplen ini. Sangat cerdas dan menghargai intellegensia pembacanya. Misalnya begini.
Ketika bercerita tentang kunjungannya ke berbagai negara mungkin orang kebanyakan akan menulis secara vulgar dengan kalimat sebangsa, "Ketika saya tinggal di Vienna ..." atau "Dulu saat saya berkunjung ke Belanda ..." dan seterusnya.
Tapi tidak dengan Ms.C. Dia merasa tidak perlu menjelaskan segala pengalamannya mengunjungi berbagai negara di belahan dunia lain dengan cara kampungan seperti yang saya tulis diatas kecuali dengan luwes menuliskan sebaris alinea yang berbunyi seperti ini: 'Kalau ada kesempatan makan di negara asal, sayang melewatkan: sashimi mentah dicocol wasabi, apalagi baby belly salmon dan wagyu, spageti dilumuriolive oil, roti canai sama daging domba kari, kanguru panggang, mussles campur wine, giant lobsterbawang putih, bakmi pho, jigoku ramen, spanish snail, gyros dan tacos. Pengin juga mencobaoctopus hidup ala Korea dan daging kuda di Afrika. Enak kah?' (You Wish - hal 193)
Dengan kalimat tersebut, Ms.C mengajak pembacanya untuk menyimpulkan sendiri negara-negara mana yang sudah pernah dia kunjungi tanpa harus repot-repot menjelaskan secara detail satu persatu bahwa dia sudah pernah menikmati sashimi di Jepang, kanguru panggang di Australia dan spageti di Italia. Cerdas!
Secara keseluruhan buku ini menarik. Bahasanya cerdas. Wawasan Ms.C juga luas. Tapi ada sedikit glitch yang 'ganggu banget' (menurut saya) pada artikel 'Ngomong, dong ...'- hal 66. Di kalimat terakhir pada halaman tersebut tertulis: 'Setelah itu drop it, don't take it personal,no heart feeling.'
Coba perhatikan idiom 'no heart feeling' yang tertulis disana. Awwww, kenapa juga harus ada kesalahan fatal seperti itu?
Saya sendiri enggak ngerti apakah ini karena kesalahan cetak, kelalaian editor atau simply memang Ms.C yang salah ketik. Tapi rasanya sayang aja glitch seperti ini muncul di buku yang in general sangat cerdas isinya.
Apalagi ketika pada artikel WikiLeaks - hal 176 dibahas tentang tulisan bahasa Inggris salah yang menunjukkan bahwa level bahasa Inggris Ms.C! ini diatas rata-rata. Jadi? *grin*
Tapi terlepas dari glitch kecil tersebut, in general saya puas baca buku ini. Kenyaaaaang ...
Salam,  | sashimi mentah dicocol wasabi, apalagi baby belly salmon dan wagyu, spageti dilumuriolive oil, roti canai sama daging domba kari, kanguru panggang, mussles campur wine, giant lobsterbawang putih, bakmi pho, jigoku ramen, spanish snail, gyros dan tacos. Pengin juga mencobaoctopus hidup ala Korea dan daging kuda di Afrika.  gak bs menyimpulkan dimana saja ini hihihihi |
 | Kalo saya yang salah nulis begitu wajar. Lha wong saya nol besar kalo masalah penguasaan bahasa inggris. #kok malah bahas ini????# |
 | Gak wajar sih, tapi dimaklumi dong, saya kan gak bisa bahasa inggris. # masih tetep dibahas. Abaikan aja Mbak Vin# |
 | Hei O D, kemarin nulis no heart feeling, tuuuh, yang bener no hard feeling. Kemarin pengen ngoreksi, tp gak yakin. #ini dalam rangka empunya jurnal kesel# |
 | Buku apalagi yang bagus Mbak Vin? |
 | penasaran.. mau aaaaaah... mau aaaaah... semoga di aksara ada |
 | O D itu Om Dedy (Debapirez). |
 | Kalo saya yang penguasaan bahasa inggrisnya minimalis ini, baca buku bahasa inggris, pusing atau malah jadi pinter? *pertanyaan bodoh*
Mbak Vina bacaannya kebanyakan inggris. Jiper saya.
Eh Mbak, My Stupid Boss udah baca? |
 | no heart feeling, kayaknya dia udah ke Indonesia mbak hahahahhaah.. |
 | Coba perhatikan idiom 'no heart feeling' yang tertulis disana. Awwww, kenapa juga harus ada kesalahan fatal seperti itu? Karena yang benar adalah no HARD feeling, bukan HEART.  Jadi inget komik saya disini...jangan lupa di like,ya ...hihihi promositerangterangandotcom |
 | should be have sepertinyah |
 | gak bs menyimpulkan dimana saja ini hihihihi  jepang, korea, itali, india, ostrali, inggris, singapur, vietnam, jepang, spayol, turki, mexico..
*sok tahu.. |
 | enggg.. cape baca blognyaa.... *urung membeli buku... |
 | Aha! I knew it! Aku udah 'meramalkan' kalo Vina baca pasti langsung gemes berat... Aku udah baca tulisan ini di blognya. Setelah Inna ngasih tautan di postingannya Vina..langsung kuklik baca baca baca dan kesandung kata ini dan langsung merinding karena tau Vina bakalan baca juga.... |
 | Ga salah cetak berarti ya, soalnya aku baca versi.blognya...mungkin typo kali ya? :) |
 | perhatikan kata "udah" saya mbak.. hihihih.. mengikuti alur tulisan mbak di atas hehehe.. well, baca blognya aja dulu deh .. :D
suka nih, tutur bahasanya bagus. kan banyak tuh, blog dijadiin buku tapi bahasa lisan dijadiin tulisan. matik lah awak, suka salah persepsi  er, aku kok jadi enggak mudeng, Ri? hihi ... maksude kepriben, yak?
ou, jadi tutur bahasanya bagus tapi bikin capek bacanya karena isinya komplen melulu gitu kah? *eh, kenapa jadi mbak-mbak an ke akuuuuuu? Please, Vina aja dong kayak dulu, Ri ... :))* |
 | jepang, korea, itali, india, ostrali, inggris, singapur, vietnam, jepang, spayol, turki, mexico..
*sok tahu..  walah, m'Tiiin ... hihi, itu m'Niz kan cuma becanda. jadi bukan berarti blio beneran enggak ngerti.
sebagai seorang jurnalis, jelas wawasan blio cukup luas untuk sekedar mengerti makanan2 itu berasal dari mana aja kali, ya ... :p |
 | Hi All, Ouch! Thanks buat koreksinya, ngga apa2 kok dikritik, toh buat kebaikan. Thanks ya Vina buat reviewnya. No hard feelings, tepatnya :D ps. ada lagi typos di buku, i.e casket, instead of cascade. Tapi akan di revisi dicetakan berikutnya. Cheers! |
 | alau ada kesempatan makan di negara asal, sayang melewatkan: sashimi mentah dicocol wasabi, apalagi baby belly salmon dan wagyu, spageti dilumuriolive oil, roti canai sama daging domba kari, kanguru panggang, mussles campur wine, giant lobsterbawang putih, bakmi pho, jigoku ramen, spanish snail, gyros dan tacos.  imho, ini cara menuliskan deskripsi yang cakep. show it, don't tell it. ya kan, Vien?
Sayangnya, kalo aku tahu teori (dikiiit) tapi belom pinter nulisnya :D |
 | hiks... udah lama ngga baca buku... |
 | Sudah baca juga buku ini tapi rada kecewa. Kirain bakal lebih sarkastik bahasanya. :D |
 | aku pernah baca blognya dulu waktu mampir di blognya Ms T.. |
Comment deleted at the request of the author.
 | haha ... aku ketawa baca komenmu ini, Les.
ya ampuuun, separah itu kah kegelisahanku tentang bahasa Inggris yang salah? aduuh, jangan-jangan selama ini aku terkesan sok paling bisa soal bahasa INggris kali ya, Les? hihi, padahal sungguh bukan itu maksudku ... cuman memang kalo ada yang aku yakin ngerti gimana benernya, enggak ada salahnya menyebarkan ilmu itu biar orang yang 'terjerumus salah' enggak bertambah, yes?
*kerasa aja beberapa waktu yang lalu ada yang secara enggak langsung mocking soal kesoktahuanku soal bahasa INggris ini. Yang pas aku membahas balasan ucapan terima kasih lah, yang soal aksen lah, dan seterusnya. :p*  Tapi orang yg berani nulis kayak dirimu itu berguna banget lho Vin! Serius. Kadang kritik yg membangun dengan sukses itu perlu ditambah dengan "hal hal yg bikin orang gak lupa". Misal, "ya ampun CEWEK CAKEP jago MASAK yg gue KAGUMI itu pernah kritik guwa gini gini gini..jadi terpicu untuk belajar" Yakin banget aku PASTI ada yg mikir gitu juga ke Vina. Apapun motivasinya, pada akhirnya, itu berguna banget..termasuk bagi yg mocking mocking itu..:)))
Dan di sini, bagi Ms. C, penting bgt lho masukan ini...kl aku dalam posisi Ms.C, malah seneng krn ada pembaca perhatian dan kasih masukan jd mempermudah perbaikan. Doi punya MP ga ya kira2?
|
 | Hi All, Ouch! Thanks buat koreksinya, ngga apa2 kok dikritik, toh buat kebaikan. Thanks ya Vina buat reviewnya. No hard feelings, tepatnya :D ps. ada lagi typos di buku, i.e casket, instead of cascade. Tapi akan di revisi dicetakan berikutnya. Cheers!  Hi Ms.C! Thanks udah mampir, ya ... Seneng deh melihat respon Ms.C! yang legawa kayak begini. Soalnya ada juga loh yang ketika diberi masukan bukannya menerima (dan kemudian mencari tahu mana yang benar) tapi justru (1)marah-marah balik ke yang mengkritik, (2)ngeles dengan kalimat-kalimat yang justru makin menjerumuskannya ke sumur yang dalam, (3)simply diem aja (GTM gitu, deh) karena merasa dirinya yang paling benar.
So, salut buat kamu, Ms.C! Yang jelas, saya akan menunggu dengan sabar buku kamu selanjutnya. Sumpe, gaya bertutur Ms.C! cocok ama selera saya ... *ehk, masih menerima tambahan fans kan, Ms? :p*
Ou, dan btw octopus hidup di Korea menurutku enaaaaaak. Kudu cobain, deh! Asli ... *meskipun sampe detik ini suamiku tetep enggak doyan, sih* |
 | Hi again Vina, Masih belum bisa ngebayangin makan octopus hidup dengan tentacles yg gerak" itu :D Untuk sementara cukup kimchi plus soup & stew stuff nya:) Maybe next time I can finally get over it.
It's really ok Vin, aku tuh orangnya kalau dikritik ga pernah marah, karena memang sadar diri sering suka salah... contohnya mau bilang 'sendok' malah keluarnya 'korek'. Pernah malah ngotot ke temen merasa diri benar, dan sadar sendiri, loh yang gue bilang tadi tuh salah - akhirnya menertawakan diri sendiri adanya. hihi...
Bear with the mistakes of others as you would have them bear with yours. Life is too short to be perfect anyway :) Tapi dibuat pembelajaran aja untuk punya persiapan lebih matang sebelum terbitin buku kedua ;) Thanks again. |
 | Ms.T itu siapa lagi, Rik? Ini kita lagi ngomongin Ms.C, looh ... :p  |
 | awwwhh dikunjungin Mis C langsung. ! eh tp belum ada fotonya yak. :) |
 | Hi again Vina, Masih belum bisa ngebayangin makan octopus hidup dengan tentacles yg gerak" itu :D Untuk sementara cukup kimchi plus soup & stew stuff nya:) Maybe next time I can finally get over it.
It's really ok Vin, aku tuh orangnya kalau dikritik ga pernah marah, karena memang sadar diri sering suka salah... contohnya mau bilang 'sendok' malah keluarnya 'korek'. Pernah malah ngotot ke temen merasa diri benar, dan sadar sendiri, loh yang gue bilang tadi tuh salah - akhirnya menertawakan diri sendiri adanya. hihi...
Bear with the mistakes of others as you would have them bear with yours. Life is too short to be perfect anyway :) Tapi dibuat pembelajaran aja untuk punya persiapan lebih matang sebelum terbitin buku kedua ;) Thanks again.  Awww, dari awal udah kerasa aja kalo Ms.C! orangnya asik. Ternyata perasaan saya bener: Ms.C! memang asik.
Cerita soal sendok&korek atau yang Ms.C! nyadar belakangan bahwa ternyata memang berada di pihak yang salah menunjukkan dimana level kebesaran hati seorang Ms.C! yang enggak gengsi mengakui ketergelincirannya (eugh, bahasa apa lagi ya itu?).
Sekali lagi, jarang-jarang ada yang bisa menerima kritik dengan ksatria, soalnya. Dan itu bukan hanya karena faktor si pengkritik yang kadang-kadang mungkin terlalu pedas dalam menyampaikan kritikannya (semoga saya enggak, ya? :p) sehingga menyinggung yang dikritik sampai dengan ego yang terlalu besar dari pihak yang dikritik. *halagh, penjelasan yang redudant kah ini? tadi kan udah saya tulis di replyan sebelumnya dengan intisari yang sama, yak? :D*
ou, kalo ke Seoul lagi, please kabarin, ya ... Ntar saya temenin makan octopus dan segala macam banchan (side dish yang menyertai hidangan utama) dimari!
u're a great person, C!
|
 | uhuk, yang soal bb kmaren aku gak niat mocking lho, mbak... ;;) tapi kan koin selalu 2 sisi, to... yup, jadi nyante aja...  Er, soal BB yang mana ya, m'Rinda? hihi, sumpe terus terang saya malah enggak inget sama sekali. Tapi kalau yang ketika saya menulis serpihan tentang bahan2 memasak yang saya siapkan from the scratch dan kemudian m'Rinda me-reply bahwa merasa malu karena tidak pernah menyiapkan bahan2 from the scratch karena m'Rinda selalu membeli sayur yang sudah hasil potongan supermarket, beli bumbu yang sudah halus dari pabrik, dan daging yang tidak menyembelih sendiri ... dan kemudian di akhir reply bertanya ke saya 'btw, bisa nyembelih ayam enggak?', nah, itu saya inget. Mungkin karena saya merasa tertampol ... *_* Karena tentunya m'Rinda tahu lah kalo maksud saya dengan kalimat 'from the scratch' bukan berarti saya menyembelih sapi sendiri, yes? *_* |
 | Oalaaah, Ms.T maksudnya Trinity, toh?
Iya, di buku Ms.Complaint ini memang banyak dibahas sekilas tentang Ms.T Dari situ saya cuma menyimpulkan bahwa mereka memang berteman (akrab). Eh, gitu enggak sih, Ms.C?
FYI: salah satu endorser buku Ms.Complaint adalah Trinity, Rik. |
| ada versi kindlenya gak ya????? |
 | =)) walah, sorry mbak, asli ngakak... kayaknya mbak vina harus ketemu ama temenku yang bercocok tanam dan berternak sendiri demi mewujudkan kemandirian, and yes, everything from the scratch... dan kayaknya saya reply itu abis ketemu bukunya ray mears. |
 | =)) walah, sorry mbak, asli ngakak... kayaknya mbak vina harus ketemu ama temenku yang bercocok tanam dan berternak sendiri demi mewujudkan kemandirian, and yes, everything from the scratch... dan kayaknya saya reply itu abis ketemu bukunya ray mears.  ehk, sekarang saya yang malu, deh ... okay, berarti mungkin saya yang terlalu sensitif, m'Rinda. my fault.
ya sud, drop it. don't take it personal. no hard feelings ... *_* sekali lagi, maaf. |
 | sama2, maaf juga ya, mbak... kayaknya sayanya juga kurang sensitif banget... |
 | big huuug... *ala teletabis* |
 | kayaknya sih, demennya maksimum sampe umur 3 taun, mbak... kalo lebih dari itu, udah mbosenin juga buat anak2... *studi asal2an ngamatin si genduk :D* |
 | Jadi penasaran ingin baca, in general isinya membahas apa, Say? |
 | m'Rinda: Nah, itu dia, mb. Masalahnya kesukaan Keiva terhadap Teletubbies ternyata enggak berlangsung lama. *enggak sampe 3 tahun* Ini PR buat para pekerja seni (terutama yang bergerak di bidang acara anak-anak) kali, ya? Makin kesini makin susah menyenangkan hati anak-anak ... :p
Rika: oh, udah pernah ketemu, ya? *ou, dan sekedar FYI: kemaren aku sampe iseng bongkar buku Naked Traveler 1 yang aku simpen disini, Rik. Dan bener, ternyata aku beli buku tersebut tahun 2008.*
Ima: Membahas tentang segala kegusaran Ms.C! terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya, Ma. Mulai dari tingkah laku orang, gaya orang (Indonesia) berlalu lintas, soal jejos (jejaring sosial), soal bahasa Inggris yang lasut, dsb. In case Ima mau tau lebih detail (atau sekedar nyicipin gimana cara bertutur Ms.C! ini, bisa klik blog-nya, kok. Itu link-nya udah aku tulis di dalam postingan, ya.
*ini kenapa sih MP tumben2nya enggak bisa ng-quote reply? maaf, ya. Jadi aja jawabannya terpaksa saya bikin berendeng gini. |
 | pas komen ke 100...jadi saya nambahin jadi 101... |
| |